Relationship Drama Kamu Selingkuh ya
Love,  Relationship

Relationship Drama: Kamu Selingkuh ya?

Relationship Drama: Kamu Selingkuh ya? – Dari perjalanan hidup yang dilalui, pastinya seseorang akan belajar banyak hal. Ga banyak yang tahu kalau sebenarnya Saya pernah punya mantan yang pernah 5 tahun bareng – bareng sama Saya. Tapi akhirnya harus kandas juga. Dan itu terjadi karena orang ketiga. Pernah coba balikan lagi, namun nyatanya semua rasa yang dulu pernah ada malah jadi berbeda. Lama kelamaan rasanya berubah menjadi obsesi.

 

“Setiap orang akan tumbuh menjadi orang yang berbeda setelah kamu menyakitinya.” – Widya Herma

 

Real, ini terjadi di kehidupan Saya. Hasilnya Saya jadi orang yang gak gampang percayaan kaya dulu. Tapi yang namanya kehidupan kan harus terus berjalan. Ga bisa terus stuck di tempat yang sama. Akhirnya Saya memilih melangkah alias move on.

Singkat cerita, Sekarang Saya punya pacar nih. Ini sebenarnya ceritanya antara sedih, bikin terharu tapi lebay dan bikin ngakak juga. Jadi gini, Saya dari dulu emang orangnya ga suka inspeksi handphone pasangan.

Bukaaan.. bukan karena Saya percaya banget sama pacar Saya. Karena bagi Saya, kepercayaan itu bukan seperti kata kerja. Dimana kita bisa dengan PD bilang: “Aku bakalan percaya sama kamu.” Tapi lebih kepada hubungan sebab akibat.

 

Karena kamu gak ganjen sama cewek lain, maka aku percaya sama kamu

Karena kamu ga centil sama cewek lain, maka aku percaya sama kamu

Begitulah selanjutnya… intinya, ada hubungan sebab akibat disana

 

Selama ini Saya lihat Sandra orangnya baik. Makanya Saya percaya sama dia. Dan alasan lain kenapa Saya ga suka inspeksi hape dia juga karena males dan rasanya ga terlalu penting. Mengingat itu kan percakapan dia sama orang lain. Ga ada hubungannya sama Saya.

Palingan kalaupun cek handphone pacar ya scroll cepet aja. Memastikan dia ga chat sama cewek lain dalam konteks pribadi. Kalau masalah kerjaan ya biarin, gak apa-apa. Lagian kalau dia chat sama cewek lain dalam konteks kerjaan kan pastinya nomornya di save lengkap dengan instansinya. Contoh: Teh Siti Konveksi Nah, kalau ini kan betul chattingannya pasti ngomongin kerjaan.

Lalu, suatu ketika…

Drama pun dimulai…

 

Relationship Drama Kamu Selingkuh ya

 

Hari itu lagi ada di sebuah restoran. Ngerjain banyak hal di depan laptop. Lalu tiba-tiba ada whatsapp masuk ke smartphone punya Sandra. Lalu Sandra minta tolong bukain whatsapp nya dan kasih tau siapa yang nge-whatsapp.

Waktu itu, yang nge-whatsapp pihak instansi gitu nanyain kamera. Sandra bales singkat: “Oh, iya. Tolong balesin, oke sip Teh. Kemudian Saya mengikuti kemauan Sandra dan balesin pesan whatsapp itu. Abis gitu… iseng scroll ke bawah. Ada seseorang yang nomornya belum di save terus bilang “Cinta”

 

Widya: “Ini Siapa? Maksudnya apaan nih?”

Sandra: “Oh itu, itu Bagus (bukan nama sebenarnya) dia emang suka gitu. Heureuy (bercanda) itu mah.”

Widya: “Kamu bilang ini heureuy? Kalo emang heureuy dan ini Bagus. Kenapa nomornya ga kamu save, dia kan temen kamu?”

Sandra: “Iya belum aku save itu nomornya”

Widya: “Jangan bohong kamu! Kamu selingkuh ya!”

Sandra: “Ih kamu mah meni teu percaya. Ini tuh beneran Bagus.”

Widya: “Oh ya? Terus kenapa foto profil nya kelam gini warna hitam aja. Ga nampakin mukanya. Biar ga ketahuan ya?”

Sandra: “Ya, ga tau atuh.”

Widya: “Kamu bohong sama aku ya” *sambil derai air mata*

Sandra: “Ih beneran ga bohong”

Widya: “Yaudah, aku akan catet nomor ini”

Sandra: “Iya sok”

Widya: “Yaudah, aku akan telpon nomor ini.”

 

*langsung telpon nomor itu*

*Pas di telpon, yang ngangkat cewek. Makin kejer nangisnya*

 

Sandra: Ih beneran itu Bagus

Widya: “Bagus? Ini yang ngangkat cewek lho.”

Sandra: Tapi da itu emang nomornya Bagus

Widya: “Iya, terus ini kenapa yang ngangkatnya cewek lho.”

Sandra: Tapi da itu emang nomornya Bagus

 

*kayaknya kalau Sandra ga inisiatif buat jelasin lebih detail. Sampe lebaran tahun depan juga ga akan kelar-kelar perdebatannya.* wkwkwk

 

Sandra: “Jadi gini, itu kan Bagus lagi di Kantor. Dia sebangku sama yang namanya Desi (bukan nama sebenarnya) nah, pas kamu telpon tadi pasti di angkatnya sama dia.”

Widya: “Oh ya? Aku mau coba telepon lagi.”

 

*Pas di telpon yang ngangkat cowok*

*Langsung senyum wkwkkw*

 

***

Widya: “Hallo..”

Bagus: “Iya, Hallo.. ini sama Sandra kan?”

Widya: “Iya, betul ini nomornya Sandra. Apakah betul ini dengan kang Bagus?

Bagus: “Iya Betul”

Widya: Baik kalau begitu, Terima kasih”

Bagus: Iya, sama-sama

 

Akhirnya Saya percaya kalau itu temennya Sandra… itupun percaya setelah melewati drama kaya di sinetron-sinetron wkwkwk tapi karena kejadian ini, Sandra jadi terharu karena Saya bisa sampe segitunya. Plus, dia juga ngetawain kalau Saya beneran super lebay.

Dibalik itu semua..

Yang perlu dipahami bahwa Saya tidak ingin kehilangan seseorang yang namanya telah mengisi ruang hati ini wkwwkk *kok pas ngetik kalimat ini berasa getek ya?* ditambah Saya juga gak mau luka di masa lalu terulang kembali.

 

Moral Story

  1. “Setiap orang akan tumbuh menjadi orang yang berbeda setelah kamu menyakitinya.” – Widya Herma

  2. Setiap orang harus bijaksana dalam melepas masa lalunya. Just take it or leave it. If that’s not good for you, just leave.

  3. Buat Cowo, LAIN KALI save nomor siapapun yang chat sama kalian. Terus, kalau lagi heureuy pake tulisannya. Lagi heureuy gitu wkwkwk

  4. Sing rada peka atuhlah, cewek tuh bisa cemburu meskipun kalian pikir itu hal yang aneh dan gak guna

  5. Ceritain sesuatu dengan detail jangan sampe nunggu cewek mulai lebay duluan wkwkkw

  6. Akan ada masa dimana kalian ga bisa selalu percaya sama pasangan 100%. It’s okay, itu bukan berarti ga normal. Tapi pastiin kalau apa yang bikin kalian ga percaya itu beneran ga diluar nalar. Contoh kaya tadi, ada yang ngomong cinta dalam kondisi nomor belum di save terus pas di telpon yang ngangkat cewek. Jadinya kan wajar gitu kalau ga percaya wkwkwk *pembelaan diri* pokoknya jangan sampe kamu jadi manusia abnormal yang cemburu ketika melihat pacar kamu deket sama neneknya. Wkwkwk

  7. Kenali motif kenapa wanita bisa cemburu

  8. Yaudah gitu aja sih wkwwkk

Hi I'm Widya Herma. An Indonesian Blogger based in Bandung. I love being myself. I blog about lifestyle, tips, how-to, techno, beauty, food, travel, daily life and many more. Kindly contact me by e-mail at contact@widyaherma.com for event invitation, partnership, reviews, endorsement. Thank you :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.