Lompat ke konten
Konyol

Macaroni Pedas dan Matematika.

2 menit baca

Terakhir diperbarui:

                                             Macaroni Pedas dan Matematika

Entah bagaimana kisahnya hari ini aku sangat sensitif abeeeez #alay :p aku pun jadi Bad Mood dan berubah wujud menjadi makhluk ababil yang sangat peka terhadap rangsangan makhluk hidup lain. di bentak dikit sensi , di cengcengin dikit sensi , di ledekin sensi juga 😛

Bahkan di pelajaran matematika pun ketika pelajarannya lagi ngebahas statistik , aku malah jadi mempertanyakan soal matematika yang ada di genggamanku tersebut . waktu itu pertanyaan nya ngebahas tentang umur Yudi , Iwan , dan Ani trus di bagian sub bab A ada pertanyaan  :”Berapa umur yudi sekarang ? ” dalam benakku aku berfikir bahwa aku di takdirkan tidak memiliki ilmu supranatural dalam hal meramal apapun.

Apalagi di tanya tentang Yudi , siapa coba makhluk itu? bahkan aku tidak mengenalnya sama sekali dan seingatku dalam silsilah keluargaku  tidak satupun yang memiliki nama Yudi setelah aku adukan pernyataan ini kepada guru Matematika ku . guruku itu tersenyum dan mengatakan bahwa ini adalah pelajaran menghitung bukan pelajaran meramal . aku jadi galau , soalnya aku belum bisa mengerjakan soal itu tapi ketika di bahas aku berdialog dengan diriku sendiri kenapa hal itu ga bisa kefikiran olehku.

Lalu usai pelajaran Matematika , aku menunduk di meja ku sendiri . sahabatku bilang dan menyuruhku pulang tapi aku diam saja dan berkata “nanti ” sebuah kata yang amat sederhana . aku berharap ada seseorang yang menghampiriku dan bertanya tentang keadaan ku.

Aku berharap dia bertanya-tanya dan peduli karena tanpa di sadari secara otomatis sifat badmood ku membuat settingan buruk di wajahku dan saat itu wajahku jelek :p tapi ternyata tidak ada yang melakukan hal itu terhadapku . aku jadi sedih :”( soalnya kalo ada seseorang yang bersedih aku pasti menghampirinya dan bertanya tapi kenapa dia tidak melakukan hal yang sama padaku ya ?

Ternyata salah kalau aku berharap dapat perlakuan seperti itu . apa mungkin wajahku masih selalu cantik ya sehingga dia tidak menduga sama sekali perasaan yang ku rasa :p hihi aku mau berpositif thinking saja deh hehe aku juga mau berpositif thinking bisa jadi aku agak sulit berfikir karena aku makan macaroni pedas terus dari tadi terhitung udah 5 bungkus yang udah aku lahap :p

Makanan tersebut di sinyalir mengandung MSG jadi menghambat ku dalam berfikir :p tapi , aku ngerasa ada hal lain dalam diriku , buktinya ada seseorang yang mencuekkin aku #apaan tuh mencuekin? kata mencuekkin ga ada dalam kamus :p ( ala Albert Einstein )

Aku yakin kalau aku punya salah makanya seharian ini aku disiplin menggunakan kata maaf , karena aku takut ada seseorang yang terluka karena ku . oh iya , hari ini aku dapat pelajaran berharga kalau dalam usia produktif jangan makan makanan yang ga bergizi nanti jadi sensi ga bisa bisa ngerjain soal Matematika 🙂 hihi
Baca juga

Artikel terkait

Siap onboarding cepat

Mari diskusikan growth bisnis Anda.

Konsultasi awal gratis untuk membahas target, budget, dan channel yang paling masuk akal untuk bisnis Anda.

Chat WhatsApp
Chat WhatsApp