Konyol

Macaroni Pedas dan Matematika.

                                             Macaroni Pedas dan Matematika

Entah bagaimana kisahnya hari ini aku sangat sensitif abeeeez #alay :p aku pun jadi Bad Mood dan berubah wujud menjadi makhluk ababil yang sangat peka terhadap rangsangan makhluk hidup lain. di bentak dikit sensi , di cengcengin dikit sensi , di ledekin sensi juga πŸ˜›

Bahkan di pelajaran matematika pun ketika pelajarannya lagi ngebahas statistik , aku malah jadi mempertanyakan soal matematika yang ada di genggamanku tersebut . waktu itu pertanyaan nya ngebahas tentang umur Yudi , Iwan , dan Ani trus di bagian sub bab A ada pertanyaan  :”Berapa umur yudi sekarang ? ” dalam benakku aku berfikir bahwa aku di takdirkan tidak memiliki ilmu supranatural dalam hal meramal apapun.

Apalagi di tanya tentang Yudi , siapa coba makhluk itu? bahkan aku tidak mengenalnya sama sekali dan seingatku dalam silsilah keluargaku  tidak satupun yang memiliki nama Yudi setelah aku adukan pernyataan ini kepada guru Matematika ku . guruku itu tersenyum dan mengatakan bahwa ini adalah pelajaran menghitung bukan pelajaran meramal . aku jadi galau , soalnya aku belum bisa mengerjakan soal itu tapi ketika di bahas aku berdialog dengan diriku sendiri kenapa hal itu ga bisa kefikiran olehku.

Lalu usai pelajaran Matematika , aku menunduk di meja ku sendiri . sahabatku bilang dan menyuruhku pulang tapi aku diam saja dan berkata “nanti ” sebuah kata yang amat sederhana . aku berharap ada seseorang yang menghampiriku dan bertanya tentang keadaan ku.

Aku berharap dia bertanya-tanya dan peduli karena tanpa di sadari secara otomatis sifat badmood ku membuat settingan buruk di wajahku dan saat itu wajahku jelek :p tapi ternyata tidak ada yang melakukan hal itu terhadapku . aku jadi sedih :”( soalnya kalo ada seseorang yang bersedih aku pasti menghampirinya dan bertanya tapi kenapa dia tidak melakukan hal yang sama padaku ya ?

Ternyata salah kalau aku berharap dapat perlakuan seperti itu . apa mungkin wajahku masih selalu cantik ya sehingga dia tidak menduga sama sekali perasaan yang ku rasa :p hihi aku mau berpositif thinking saja deh hehe aku juga mau berpositif thinking bisa jadi aku agak sulit berfikir karena aku makan macaroni pedas terus dari tadi terhitung udah 5 bungkus yang udah aku lahap :p

Makanan tersebut di sinyalir mengandung MSG jadi menghambat ku dalam berfikir :p tapi , aku ngerasa ada hal lain dalam diriku , buktinya ada seseorang yang mencuekkin aku #apaan tuh mencuekin? kata mencuekkin ga ada dalam kamus :p ( ala Albert Einstein )

Aku yakin kalau aku punya salah makanya seharian ini aku disiplin menggunakan kata maaf , karena aku takut ada seseorang yang terluka karena ku . oh iya , hari ini aku dapat pelajaran berharga kalau dalam usia produktif jangan makan makanan yang ga bergizi nanti jadi sensi ga bisa bisa ngerjain soal Matematika πŸ™‚ hihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.