Bisnis sewa kebaya pengantin bisa dikatakan sebagai salah satu jasa yang akan selalu dibutuhkan sepanjang masa. Karena itu, segera kembangkan bisnis sewa kebaya yang kamu kelola dengan pinjaman KTA agar tidak ketinggalan.

Usaha sewa kebaya pengantin memang memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Pasalnya, bisnis ini memiliki kompetitor yang cukup minim. Selain itu, harga sewa baju kebaya yang ditawarkan pun bisa menutup kembali modal awal yang telah kamu keluarkan sebelumnya lebih cepat. 

Sewa Kebaya Pengantin
Sumber: pixabay

Gambaran Modal Pengembangan Bisnis Sewa Kebaya Pengantin 

Kebaya merupakan salah satu pakaian tradisional yang kini banyak dibutuhkan, salah satunya yaitu untuk dipakai pada saat acara pernikahan. Dari waktu ke waktu, pesona kebaya memang tidak pernah padam. Justru semakin kesini kebaya semakin banyak digemari dan bermunculan berbagai desain yang cantik untuk dikenakan.

Agar tidak ketinggalan zaman, kamu perlu melakukan pembaruan pada setiap model kebaya yang dimiliki. Cobalah untuk membeli kebaya-kebaya baru yang kekinian dengan kualitas bertingkat, mulai dari yang standar hingga yang premium

Harga kebaya dengan kualitas standar biasanya memiliki harga kisaran ratusan ribu. Sementara itu, untuk kebaya premium harganya bisa mencapai jutaan per unitnya. Jika memungkinkan, kamu juga bisa membuat sendiri desain kebaya tersebut. 

Modal yang dibutuhkan untuk membuat satu buah kebaya tradisional polos dengan kualitas standar yaitu sekitar Rp300-450 ribu. Untuk kebaya tradisional brokat tanpa menggunakan tile yaitu Rp450-600 ribu. Sementara itu, untuk kebaya pengantin biasanya mencapai Rp3-4 juta per gaunnya.

Kisaran biaya tersebut masih belum termasuk biaya lain-lainnya seperti biaya kain dan payet. Adapun harga kain brokat yang bisa kamu dapatkan di pasaran sangat bervariasi. Namun, brokat dengan kualitas yang bagus tentu tidak akan dijual dengan harga yang murah.

Melihat kisaran di atas, bisa kita dapatkan untuk bisa membuat satu jenis kebaya standar kamu membutuhkan modal sekitar Rp1-3 juta. Sementara itu, untuk satu unit kebaya pengantin premium sekitar Rp5-6 jutaan. Tentunya ini hanya baru biaya gaun saja, belum biaya akomodasi, sewa toko, pegawai, dan sebagainya.

Tips Mengembangkan Bisnis Sewa Kebaya Pengantin

Sewa Baju Pengantin Murah
Sumber: Pixabay

Meskipun memiliki tingkat persaingan yang tidak terlalu ketat, kamu tetap membutuhkan strategi khusus untuk mengembangkan bisnis sewa kebaya pengantin ini. Karena itu, di bawah ini kami telah menyiapkan segelintir tips untukmu.

  1. Sediakan Variasi yang Lengkap

Ketika kamu menjadi jasa sewa gaun pengantin, tentu sudah menjadi risiko untuk menyediakan berbagai variasi baju lainnya untuk disewa. Biasanya, pelanggan akan lebih suka dengan jasa yang menyediakan berbagai jenis baju, seperti baju adat, baju pesta, baju ibu pengantin, pagar ayu, dan baju beskap.

  1. Harga Sewa Kompetitif

Sebelum kamu menentukan harga sewa dari sebuah gaun, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu harga sewa di pasaran. Tujuannya yaitu agar harga sewa yang kamu tetapkan tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah.

Jika harga sewa yang kamu tetapkan terlalu mahal, bisa membuat kebaya pengantin yang kamu tawarkan kurang diminati. Sementara itu, jika harga sewa terlalu murah bisa memungkinkan bisnis yang kamu kelola sulit berkembang karena laba yang kamu ambil terlalu kecil atau bahkan tidak ada sama sekali.

  1. Perbanyak Koleksi

Untuk mengembangkan bisnis sewa kebaya pengantin, kamu bisa memperbanyak koleksi gaun yang dimiliki menggunakan pinjaman bunga rendah. Kamu bisa mulai melengkapi koleksi warna dari gaun-gaun yang kamu miliki. 

Hal ini bisa memberikan kesan yang lebih wah di mata konsumen karena mereka bisa memilih warna gaun yang mereka suka untuk hari bahagianya nanti. Semakin banyak koleksi kebaya yang kamu miliki, maka akan semakin berdampak baik bagi bisnis sewa kebaya pengantin tersebut.

  1. Bermitra dengan Pihak Lain

Untuk melebarkan sayap, kamu juga bisa menjalin kerja sama dengan beberapa vendor lain yang masih berkaitan. Cobalah untuk bermitra dengan wedding organizer, MUA, atau jasa lainnya yang bergerak dalam bidang yang sama.

Kamu bahkan bisa bekerja sama dengan studio foto atau fotografer lepas. Tujuannya yaitu agar konsumen bisa mendapatkan gaun yang cantik sekaligus hasil jepretan yang apik di hari spesialnya. 

  1. Promosi

Jangan pernah bosan untuk mempromosikan bisnis yang kamu kelola, karena promosi adalah salah satu kunci agar bisnis sewa kebaya pengantinmu dikenal oleh banyak orang. Selanjutnya, kamu juga bisa mulai mempromosikannya ke orang-orang terdekat, media sosial, hingga memasang iklan di internet. 

Cara ini cukup efektif untuk memberitahu orang-orang mengenai jasa sewa gaun pengantin tersebut. Jangan lupa untuk menampilkan foto-foto gaun yang cantik di sosial media agar setiap mata yang melihatnya akan tertarik untuk menyewa baju di tempatmu.

Lebarkan Sayap Bisnis Kebaya Pengantin Bersama digibank KTA

Sudah saatnya kini lebih banyak orang yang mengetahui kecantikan setiap kebaya pengantin yang kamu miliki. Kamu bisa mulai mengembangkannya dengan pinjaman digibank KTA. Ini bukan hanya pinjaman biasa, karena kamu akan mendapatkan beberapa keuntungan.

Mulai dari pengajuan secara online, persetujuan cepat, limit pinjaman hingga Rp80 juta hingga pilihan tenor mencapai 36 bulan. Selain itu, proses pengajuannya tidak membutuhkan dokumen fisik.

Kamu hanya membutuhkan e-KTP, NPWP, berpenghasilan minimal Rp5 juta, dan tinggal di area Jabodetabek, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Setelah memenuhi semua persyaratan tersebut, kamu bisa langsung mengajukannya melalui Aplikasi digibank by DBS atau melalui go.dbs.com/kta. 

Dan untuk melihat langkah-langkah pengajuan pinjaman KTA dari digibank by DBS, kamu bisa akses link berikut. 

https://www.dbs.id/digibank/id/id/pinjaman/produk-pinjaman/pinjaman-digibank-kta

Karena DBS Indonesia terus berkomitmen menghadirkan digibank sebagai digital banking terbaik. Jadi tunggu apalagi? Kepakan sayap bisnismu bersama pinjaman KTA dari digibank KTA dan biarkan semua orang mengetahuinya.