Last updated:
Oleh Widya Herma • Performance Marketer
Masalah apa yang diselesaikan plugin ini?
Tim konten biasanya bekerja di banyak tempat: brief di chat, aset di Drive, jadwal di spreadsheet, revisi di grup WhatsApp. Deadline terlewat dan tidak ada yang tahu berapa lama satu konten dari brief sampai terbit. Content Engine menyatukan semuanya di satu aplikasi milik Anda sendiri, tanpa biaya langganan per pengguna.
Apa saja manfaat utamanya?
Bagaimana cara kerjanya?
- Install WordPress baru di subdomain, misalnya
content.brandanda.com. - Pasang plugin dan aktifkan kunci lisensi untuk domain tersebut.
- Atur nama aplikasi, logo, dan email pengirim.
- Buat Space per brand dan undang tim sebagai Manager atau Member.
- Tim bekerja di aplikasi; anggota tidak bisa masuk wp-admin.
Cocok untuk siapa?
Agency, tim marketing in-house, social media manager freelance yang menangani banyak klien, dan pemilik beberapa brand.
Apa bedanya dengan aplikasi manajemen proyek berlangganan?
| Aplikasi SaaS umum | Content Engine | |
|---|---|---|
| Biaya | Bulanan per pengguna | Lisensi per domain |
| Data | Di server pihak lain | Di hosting Anda sendiri |
| Alur konten | Perlu disusun sendiri | Sudah dirancang untuk konten |
| Branding | Logo vendor | Logo & nama aplikasi Anda |
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah bisa dipasang di WordPress situs utama?
Bisa dengan mode path (mis. /app/), tetapi subdomain dengan WordPress terpisah lebih disarankan agar data dan login tim terpisah.
Bagaimana sistem lisensinya?
Satu kunci untuk satu domain. Situs lokal bisa dicoba tanpa kunci.
Apa kebutuhan teknisnya?
WordPress 6.2+, PHP 8.0+, HTTPS, dan SMTP agar email notifikasi sampai.
Kalau pindah domain?
Hubungi penjual untuk penerbitan ulang kunci lisensi.
