Story

Kangkung Inner Beauty

     Tahukah kalian? zaman globalisasi membuat hidup kalian menjadi serba mudah dan higienis. tapi sayaang sekali sama halnya seperti cinta dan kecantikan. terlihat unik dan menarik itu bersifat relatif artinya pendapat orang tidak bisa sama dalam menilai sesuatu. kehigienisan telah menguatkan pola pikir kita untuk pergi ke swalayan dibandingkan ke pasar tradisional yang masih jauh dari kata bersih dan masih selalu akrab dengan kata becek ga ada ojek lallalala~ #yasudah
Kangkung bukanlah sayuran yang meledak di pasaran layaknya handphone china. kangkung merupakan sayuran yang bisa diolah menjadi beragam olahan nikmat misalnya kangkung naga *eh itusih kampung naga :p kembali ke topic today, tumis kangkung misalnya. jujur aku katakan, bahwa aku ini ada diantara jutaan penduduk di muka bumi yang menggemari tumis kangkung. tapi ada hal yang perlu diperhatikan juga. kita tidak bisa memastikan bahwa apa yang kita masak sendiri adalah makanan yang higienis. seringkali pemilihan kangkung itu dilihat dari aspek kesegarannya. semakin segar kangkung semakin banyaklah peminatnya. namun tidak demikian wahai pengunjung setia blog widya herma. kalian harus paham bahwa istilah inner beauty tidak hanya dimiliki manusia namun juga dimiliki oleh kangkung.

Kangkung yang terlihat segar

     Kangkung diatas terlihat segar kan? ketahuilah bahwa sesuatu yang segar belum tentu alami. sikap antisipasi benar-benar dibutuhkan saat ini. kita harus cermat dan wajib curiga jika kangkung yang telah didiamkan berlama-lama namun tetap terlihat segar. seperti ketika kita jatuh cinta pada seseorang yang secara lahiriah terlihat sempurna namun dari aspek hati siapa yang tahu #eaaa kangkung yang masih terlihat segar dan tahan lama dalam waktu yang lebay bisa dipastikan ditambahkan pengawet oleh si penjual. kandungan pengawet itu sangat membahayakan! seperti halnya ketika ada seorang wanita yang memakai susuk untuk mengawetkan kecantikannya. itu juga benar-benar membahayakan. :p

Kangkung layu ditandai dengan kriwil-kriwil daun yang tidak beraturan.
 

     Pertanyaannya adalah dari kedua kangkung diatas kangkung yang manakah yang akan kalian pilih? kebanyakan mungkin menjawab kangkung yang terlihat segar kan? justru kangkung yang sudah layu dan tidak segar menandakan kealamian kangkung tersebut sehingga bisa dipastikan kangkung itu menggunakan pengawet! maka dari itu pilihlah kangkung yang memiliki Inner Beauty~

Sehat didalamnya, Alami kandungannya, Jelas Manfaatnya *slogan* wkwkwk
Have a nice day for visitors and bloggers thanks for reading. see you~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.