Cemilan Romantis ala Widya Herma

Mungkin sebagian khalayak blogger sekalian tidak menyangka dengan apa yang aku kunyah pagi ini. faktanya, meski usia tidak lagi seumur jagung tapi aku tidak pernah lupa dengan masa kecilku yang unyu-unyu bagai terigu. hari ini, aku menikmati masa liburku sebagai seorang alumni yang 2 tahun silam sudah lulus di bangku putih abu-abu.

Aku merasakan ada kehampaan dalam pagi ini. ngeliat orang banyak yang update status dan tweet bikin kesemsem aja pengen cepet-cepet belajar di bangku universitas. emang kebanyakan statusnya tidak berbobot selain berisi tentang keluhan dan luapan emosi karena cape.

Yaaaa sebenernya cape itu manusiawi-lah namanya juga bukan robot wkwk tapi menurutku, se-manusiawi-nya seorang manusia sebaiknya bersikap elegan sajalah wkwk. Oh, iya… kembali ke topik cemilan romantis pagi ini! Pagi ini aku melangkahkan kakiku ke arah warung terdekat.

Aku membeli 3 bungkus cemilan romantis senilai Rp 4500,- itu berarti secara logika harga satu bungkusnya adalah Rp 1500,- Laluuuuuu, bisakah kalian menebak apa itu cemilan romantis yang aku makan pagi ini? aku yakin semua orang tidak akan bisa menjawabnya sebelum menyaksikan gambar dibawah ini….. 🙂 

Bubur Bayi is my favourite cemilan (~^.^)~ ~(^.^)~ ~(^.^~)

Yap!!!! Benar Sekaliiiii!!! Pagi ini aku makan bubur bayi yang dibuat khusus dengan tanganku yang multitalenta ini *halah wkwk membuat cemilan praktis dan ekonomis ini tidak memerlukan ribuan kalori. karena cukup dengan menyeduh air hangat dan menuangkannya pada bubur bayi yang sudah disiapkan diatas piring. bubur bayipun dengan ajaibnya simsalabim bisa langsung dilahap dengan nikmat :p
Bubur bayi ala chef Widya Herma :p
     Gimana? Tampilannya kelihatan lezat kan? #mungkin wkwk emang sih dari segi ilmu seni kelihatan warnanya itu tidak menampakkan kejujuran *halah gimana ngga jujur coba? wong ditulisannya bilang kalo bubur bayi ini rasa beras merah tapi pas udah dibikin ga nampak ada warna merahnya setitikpun wkwk tapi coba dulu deh hayati rasa yang terkandung didalamnyaaaaa pasti kalian akan merasa bahagia karena nostalgia wkwk mau merk nya cerelac atau apapun namanya. bubur bayi punya kekuatan meresonasikan masa lalu *halah wkwk
     Beralih ke penjelasan selanjutnya, widya bakalan bahas kenapa kok bubur bayi yang imut ini mendapat julukan cemilan romantis di hati widya? wkwk widya akan memulai pembahasan secara de facto. bubur adalah makanan paling romantis yang sering disiarkan di televisi. paling sering nampangnya di sinetron atau ngga, FTV remaja yang menyuguhkan segudang problematika cinta. ketahuilah para blogger sekalian. cinta dan romantis adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan karena eratnya hubungan diantara mereka berdua. *apadeh* sesuatu yang berbau cinta pasti memiliki sisi romantisme. ceritanya widya mau mempresentasikan cerita paling klasik di dunia perfilman sebagai ajang percontohan. 
***
     Suatu hari, di hari yang cerah entah itu hari senin, selasa ataukah rabu. Dewi sang pujangga cinta sedang menanak nasi di rumahnya. tiba-tiba ia dikejutkan oleh notifikasi kakaotalk di handphonenya. sahabat Dewi sang pujangga cinta yang bernama Marimar mendapati kekasih sahabatnya sedang selingkuh bersama wanita lain disebuah warteg ternama yang memiliki spanduk berkilau kuning keemasan. dengan segala daya dan upaya, dewi sang pujangga cinta berlari ke arah warteg yang ditunjukkan sahabatnya itu. Sungguh tak disangka ternyata memang begitu benar adanya. 
“Dewi…” ucap Antonio, kekasih sejati Dewi sang pujangga cinta ( katanya )
“Aku ga nyangka ya kang mas bisa setega itu sama dedew” ucap Dewi sang pujangga cinta
Setelah percakapan yang sangat singkat itu berakhir. dewi berlari ke luar warteg itu. berlari dan terus berlari padahal ia tidak tahu hendak kemana. terlebih lagi bodohnya, dewi malah meninggalkan handphone miliknya di rumah. padahal di handphonenya terdapat aplikasi google maps yang bisa membantunya menentukan arah dan tujuan.

Terjadilah adegan bollywood seperti di film mohabatein. mereka berdua saling berkejar-kejaran. tapi malang nian nasib dewi sang pujangga cinta yang tertabrak mobil. Antonio segera membawa Dewi sang pujangga cinta ke rumah sakit terdekat di kota mereka.

Beberapa jam lamanya, Antonio duduk bersimpuh disebelah kekasih tercintanya. ia betul-betul menyesal dengan perbuatannya. kemudian Antonio lapar dan membuat bubur bayi yang masih disimpan di saku celananya. baru saja ia hendak melahap bubur itu. Dewi pun tiba-tiba sadarkan diri. 
“Kasihku….” ucap Antonio pada Dewi sang pujangga cinta
“Kau….telah…” ucap Dewi terbata-bata
“Aku telah membuatkan bubur bayi ini. spesial hanya untukmu” 
“Pendusta kau wahai bedebah” ucap dewi menggalakkan dirinya seperti burung jalak kesurupan
“Tidak, sungguh inilah bubur spesial yang ingin kuhidangkan hanya untukmu” jawab Antonio
“Benarkah kakanda?” 
“Iya benar permaisuri sejatiku” 
Akhirnya mereka berdamai dan Dewi sang pujangga cinta memaafkan kesalahan kekasih sejatinya itu ( katanya )

 – THE END –
***
     Kutipan FTV yang nggak banget alur ceritanya ini memberikan kesimpulan bahwa bubur adalah makanan romantis yang bisa menenangkan jiwa. kalo ngga percaya. liat aja FTV atau sinetron mellow drama yang menampilkan salah satu adegan di Rumah sakit.

Pastinya kalo ada adegan “menyuapi makanan” menu makanan itu tiada lain dan tiada bukan adalah BUBUR! aku sendiri emang ga terlalu menyukai bubur. jadinya, hanya menjadikan bubur bayi sebagai cemilan aja.

Tapi bedanya ini cemilan bakalan jadi sangat romantis kalo ada orang yang berkenan untuk menyuapi aku yang sudah abege ini wkwkwk *canda* jangan dianggap serius yaaa :p wkwk See you Readers and Blogger <3

Widya Herma

Widya Herma

Hi I'm Widya Herma. An Indonesian Blogger based in Bandung. I love being myself. I blog about lifestyle, tips, how-to, techno, beauty, food, travel, daily life and many more. Kindly contact me by e-mail at contact@widyaherma.com for event invitation, partnership, reviews, endorsement. Thank you :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close