Lompat ke konten
Puisi

Penyamun Cinta

1 menit baca

Terakhir diperbarui:

Apakah kiranya aku tak pantas mencinta?
Sehingga kau datang padaku dengan sebilah pisau yang memutus mata rantai hatiku.
aku telah mencintaimu bagai rimbun daun beringin yang kokoh mengakar tanah
tidakkah kau tahu, kau telah berbuat apa padaku?

setiap hari, aku selalu percaya pada penantianku yang sudah berada diujung tanduk
tak peduli berapa lama waktu mencabik-cabik aku
ataukah siang malam yang menggoda dengan beribu nestapa
aku tetap pada titik koordinat tempatku berada

Nostalgia dan bilik rindu membunuhku setiap hari
hentakan sayap angan-angan mengejarku tanpa henti
bahkan, engkau dengan sekeliling bayangmu menoleh dan menarik jemariku
membuatku harus memeluk irama masa lalu

ini sulit dipercaya oleh nalarku
kau merangkak menjauhi angin yang aku hembuskan
memaksaku harus berdalih dengan diriku sendiri
aku tidak tahu kenapa, tapi itulah aku

Ambillah! Bawa pergi jerih payah cintaku
setidaknya penyamun cinta sepertimu butuh sesuatu

Baca juga

Artikel terkait

Puisi

Pada Perasaan yang Tak Berjarak

Terakhir diperbarui: 30/03/2019 Setiap kali kau menengadah ke angkasa Kau akan lihat betapa dekatnya dirimu dengan semesta Dan…

1 menit baca
Puisi

Syair Tentang Rindu

Terakhir diperbarui: 18/11/2014Kemana Rindu ini kau bawa pergi? sedangkan ia bahkan tidak berkaki ia selalu terkurung dalam jeruji…

1 menit baca
Puisi

Jendela

Terakhir diperbarui: 12/03/2014Jendela Aku lihat kau bertengger disana Bersama elegi malam yang pemalu Melihatmu menjadi candu Aku lihat…

1 menit baca
Siap onboarding cepat

Mari diskusikan growth bisnis Anda.

Konsultasi awal gratis untuk membahas target, budget, dan channel yang paling masuk akal untuk bisnis Anda.

Chat WhatsApp
Chat WhatsApp