Punya anak asuh di panti asuhan
Story

Ingin Menjadi Orang Tua Asuh Di Kemudian Hari, Itu Mimpi Saya!

Sedikit mengutip penggalan lirik lagu Gnash feat Rosa Beales – U Just Can’t Be Replaced

You know what my dad always says?
That love is when all your happiness and all your sadness and all your feelings are dependent upon another person.

Terjemahannya :

Tahukah kamu apa yang selalu ayah saya katakan?
Bahwa cinta adalah ketika semua kebahagiaanmu dan semua kesedihanmu dan semua perasaanmu tergantung pada orang lain.

Sebenarnya cinta sendiri tidak memiliki definisi yang mutlak. Tapi, pasti semua orang setuju kalau cinta adalah rasa dimana semua yang kamu rasakan bergantung pada orang lain. Saat orang yang kamu sayangi merasakan kesedihan pasti kamu juga akan merasakannya. Begitupun sebaliknya.

Pada tanggal 29 Juli 2004, Hmm.. tepatnya saat saya berusia 9 tahun. Saya kehilangan sosok ayah yang saya sayangi. Kerinduan akan kehadiran sosoknya masih akan selalu terasa bahkan sampai hari ini, detik ini. Meskipun kejadian tersebut sudah berlalu 12 tahun lamanya.

Saya hanya memiliki kesempatan untuk mengenal ayah saya dalam waktu yang cukup singkat, hanya 2 tahun saja. Sedari kecil memang saya berjauhan karena keadaan yang belum bisa saya bagikan secara detailnya disini. Tapi intinya, kenangan selama 2 tahun bersama ayah saya memang tidak akan pernah ada tandingannya.

Diluar sana tentu banyak orang – orang yang mengalami kesedihan serupa dengan apa yang saya rasakan. Seseorang yang kehilangan sosok ayah. Seseorang yang bahkan bisa saja belum pernah melihat senyuman ayah secara nyata.

Untuk itu, saya bercita-cita agar di kemudian hari saya bisa berkesempatan menjadi orang tua asuh untuk anak – anak yang membutuhkan kasih sayang yang lebih baik. Saya melihat bahwa menyayangi seseorang dalam bentuk apapun adalah sebuah kebaikan.

Punya anak asuh di panti asuhan

Saya tahu, Saya bukanlah manusia maha sempurna yang pernah ada. Tapi, setidaknya saya selalu tahu rasanya kehilangan. Saya tahu, orang – orang dengan rasa kehilangan akan sosok seseorang selalu memiliki ruangan yang kosong di hatinya. Ruangan itu bisa jadi gelap, dingin dan tak terjamah. Tapi ruangan hati yang lainnya harus bahagia, bercahaya dan penuh keceriaan.

“Setiap orang yang hadir di kehidupanmu tak akan pernah tergantikan.” – Widya Herma

Maka dari itu, bila saya memiliki website sendiri. Saya ingin membuat website sosial yang menghubungkan antara orang – orang yang ingin menjadi orang tua asuh agar dapat terhubung dengan anak asuhnya. Jadi website ini semacam wadah yang menyenangkan untuk dapat mewujudkan mimpi saya maupun orang – orang yang memiliki impian yang sama seperti saya untuk menjadi orang tua asuh.

Nantinya, akan ada lembaga yatim untuk anak – anak luar biasa yang membutuhkan kasih sayang dari orang tua asuh terbaik untuk mereka. Ah, gak kebayang deh pasti rasanya akan sangat menyenangkan. Karena sejatinya membagi kasih sayang tidak akan menjadikan kasih sayang itu berkurang melainkan bertambah bahkan berkembang biak dengan bijaksana.

Lalu bagaimana cara membuat website sosial yang saya inginkan tersebut? Yap, saya bisa mengupayakannya dengan memanfaatkan hosting dan domain yang ada di Domainesia. Pilihan paket hosting dan domainnya terjangkau banget. Saat menuliskan postingan ini, saya baru saja cek websitenya Domainesia. Mereka menawarkan paket hosting mulai dari Rp. 8000,-/ bulan lho.

Baca juga : Bermimpi Itu Gratis, Tapi Mengupayakannya Perlu Biaya

Selain kapasitas hosting berdasarkan paket yang disesuaikan, paket hosting yang ditawarkan di Domainesia sendiri selalu menawarkan fasilitas aktivasi instan, Addon Domain, SSL, Unlimited bandwith, unlimited database dan berbagai fitur mengasyikkan lainnya. Sssstt.. bocoran aja nih ya, ada juga lho paket hosting di Domainesia yang menawarkan Gratis Domain, lho!

Kalau gini caranya, membuat website sendiri jadi gampang banget. Gak perlu repot – repot galau, gamang dan bimbang. Ah, seneng banget atuhlah! Oh iya, Saya sendiri memang sudah sejak lama menuliskan impian saya tersebut di dinding tentang menjadi orang tua asuh di kemudian hari. Semoga kehadiran website sosial yang saya idam-idamkan tersebut akan menjadi sangat bermanfaat bagi siapapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.